Tujuan Pengolahan Data :
Untuk mengambil informasi asli (data) dan darinya menghasilkan informasi lain dalam bentuk yang berguna (hasil).
Fungsi dasar Pengolahan Data :
1. Mengambil program dan data (masukan / input)
2. Menyimpan program dan data serta menyediakan untuk pemrosesan
3. Menjalankan proses aritmatika dan logika pada data yang disimpan
4. Menyimpan hasil antara dan hasil akhir pengolahan.
5. Mencetak atau menampilkan data yang disimpan atau hasil pengolahan.
fungsi Penyimpanan Data
Media Penyimpanan Data adalah alat penyimpan data yang berfungsi sebagai alat / media untuk menyimpan data dan program dimana data / program yang disimpan tersebut bisa dibaca dan dibuka kembali untuk diproses kembali di komputer atau laptop.
tetapi dalam komputer alat penyimpanan komputer tersebut hanya mempunyai 3 kategori media penyimpanan data saja yaitu sebagai berikut :
- Media Penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)
- Media Penyimpanan Optical (Optical Disk)
- Media Penyimpanan Awan (Cloud Storage)
1. Media Penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)
Menurut Wikipedia, Magnetik Disk merupakan piranti penyimpanan sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem komputer modern. Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read-write head yang ditempatkan di atas permukaan piringan tersebut. Permukaan disk terbagi atas beberapa track yang masih terbagi lagi menjadi beberapa sektor. Berikut macam - macam produk dari magnetik disk komputer yang sering kita jumpai :- Floppy Disk (Disket) : Media penyimpan data magnetik disk terbungkus oleh plastic protektif tipis dan keras.
- Harddisk : Media utama penyimpan berbagai data dan program komputer. Harddisk mampu menampung data dalam jumlah yang sangat besar dengan kecepatan akses yang tinggi. Hardisk bersifat non-volatile.
- Harddisk Eksternal : Media penyimpanan seperti halnya Flashdisk yang menggunakan media penghubung USB Ukurannya lebih tipis dari hardisk Komputer, kapasitasnya sama besarnya kaya harddisk internal yang bisa dipakai dimana aja baik komputer ataupun laptop. tinggal colok kaya Flashdisk
- Flashdisk : Media penyimpan data dengan kapasitas penyimpan cukup besar, Flash disk dihubungan pada komputer melalui USB (Universal Serial Bus), akses datanya lebih cepat daripada CD/DVD.
- MMC (Memory Card) : Media penyimpanan yang banyak dipakai pada peralatan computer dan elektronik, seperti kamera digital, laptop, handphone, ipod serta video gam console
- Zip Drive : media penyimpanan magnetic dengan head yang sangat kecil dan dapat menampung data hingga 750 MB
2. Media Penyimpanan Optical (Optical Disk)
Optical Disk adalah media penyimpanan data elektronik yang dapat ditulis dan dibaca dengan menggunakan sinar laser bertenaga rendah. berikut produk - produk atau macam - macam jenis optical disk :- CD : Compact Disk, Suatu disk yang tidak dapat dihapus yang menyimpan informasi audio yang telah di digitasi. System standar menggunakan disk 12 cm yang dapat merekam lebih dari 60 menit waktu putar tanpa terhenti.
- CD-ROM : Compact Disk Read-Only Memori, Disk yang tidak dapat dihapus untuk menyimpan data computer. System standar menggunakan disk 12 cm yang dapat menampung lebih dari 500 Mbyte.
- CD-R : Compact Disk Recordables, Merupakan CD untuk pengguna khusus biasanya untuk master CD dan photo CD, Lapisan reflektif terbuat dari emas sehingga berwarna kuning. Kapasitas sama dengan CD lainnya.
- CD-RW : Digital Vidio Rewritables, Merupakan generasi CD yang dapat ditulis berulang kali namun belum popular saat ini karena masih relative mahal.
- DVD : Digital Vesatile Disk, Salah satu jenis CD yang memiliki pita data lebih kecil, spiral data yang lebih rapat sehingga kapasitasnya sangat besar bisa mencapai 4,7GB untuk sisi tunggal dan berlapis tunggal laser optis yang digunakan adalah laser merah yang dapat berukuran lebih kecil dari CD biasa kualitas yang dihasilkan juga lebih baik dari CD model lain.
3. Media Penyimpanan Awan (Cloud Storage)
Cloud Storage atau komputasi awan adalah suatu media penyimpanan data yang dapat diakses dimana saja, dan kapan saja oleh para penggunanya melalui perantara jaringan yang terintegrasi dan tersinkronisasi melalui internet. dan Tentu saja filenya berada dikomputer dimana anda membuat akun cloud storage.Fungsi Operasi Pemindahan Data
Pelajari tentang Fungsi operasi komputer sbb:
a. Fungsi operasi komputer sebagai pengolah data
b. Fungsi operasi komputer sebagai penyimpan data
c. Fungsi operasi komputer sebagai pemindah data
d. Fungsi operasi komputer sebagai sistem kontrol
b. Fungsi operasi komputer sebagai penyimpan data
c. Fungsi operasi komputer sebagai pemindah data
d. Fungsi operasi komputer sebagai sistem kontrol
berikan contohnya, termasuk software, hardware dan aplikasi yang dijalankan dari contoh tersebut diatas.
Status: 100% tercapai
Keterangan: saya sudah mengerjakan tugas tersebut
Pembuktian :
A. Fungsi operasi komputer sebagai pengolah data
Fungsi komputer itu sendiri tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia. Manusia menggunakan komputer untuk mengolah kumpulan data yang menghasilkan suatu informasi. Data yang diolah biasanya berupa dokumen, surat, kata, grafik, kondisi, ide, objek, dan lain-lain tergantung kebutuhan dari pengguna komputer tersebut. Dan proses pengolahan data tersebut dilakukan oleh suatu software.
Fungsi komputer itu sendiri tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia. Manusia menggunakan komputer untuk mengolah kumpulan data yang menghasilkan suatu informasi. Data yang diolah biasanya berupa dokumen, surat, kata, grafik, kondisi, ide, objek, dan lain-lain tergantung kebutuhan dari pengguna komputer tersebut. Dan proses pengolahan data tersebut dilakukan oleh suatu software.
Beberapa contoh program pengolah data, yaitu D Base, Microsoft Access, FoxPro.
B. Fungsi operasi komputer sebagai penyimpan data
Fungsi komputer sebagai penyimpan data adalah untuk mengamankan banyak data yang suatu saat nanti data tersebut akan di gunakan kembali untuk diolah dan semua data di dalam komputer disimpan dalam sebuah Harddisk.
Fungsi komputer sebagai penyimpan data adalah untuk mengamankan banyak data yang suatu saat nanti data tersebut akan di gunakan kembali untuk diolah dan semua data di dalam komputer disimpan dalam sebuah Harddisk.
Keterangan :
Komputer juga berfungsi sebagai perangkat penyimpanan data, dimana data dipindahkan dari dunia luar ke penyimpanan komputer (baca) dan sebaliknya (tulis). Contoh : mendownload mp3, foto, video,dll dari internet ke harddisk.
Komputer juga berfungsi sebagai perangkat penyimpanan data, dimana data dipindahkan dari dunia luar ke penyimpanan komputer (baca) dan sebaliknya (tulis). Contoh : mendownload mp3, foto, video,dll dari internet ke harddisk.
C. Fungsi operasi komputer sebagai pemindah data
Fungsi komputer sebagai pemindahan data adalah untuk mengirim atau menerima data dari komputer satu ke komputer lainnya, agar proses pengolahan data agar lebih mudah.
Fungsi komputer sebagai pemindahan data adalah untuk mengirim atau menerima data dari komputer satu ke komputer lainnya, agar proses pengolahan data agar lebih mudah.
Keterangan :
Komputer dapat berfungsi sebagai perangkat pemindah data, yaitu cukup dengan cara memindahkan data dari sebuah peripheral atau saluran komunikasi ke perangkat lainnya.
Contoh : Keyboard ke Screen
Komputer dapat berfungsi sebagai perangkat pemindah data, yaitu cukup dengan cara memindahkan data dari sebuah peripheral atau saluran komunikasi ke perangkat lainnya.
Contoh : Keyboard ke Screen
D. Fungsi operasi komputer sebagai sistem kontrol
Fungsi komputer sebagai sistem kontrol adalah di kerjakan oleh seseorang dengan memasukkan perintah-perintah ke dalam sistem komputer, lalu komputer akan mengerjakan sesuai dengan perintah-perintah yang telah di input oleh manusia.
Fungsi komputer sebagai sistem kontrol dibagi menjadi 3 yaitu, :
– Struktur top level
– Struktur Cpu
– Struktur unit kontrol
Fungsi komputer sebagai sistem kontrol adalah di kerjakan oleh seseorang dengan memasukkan perintah-perintah ke dalam sistem komputer, lalu komputer akan mengerjakan sesuai dengan perintah-perintah yang telah di input oleh manusia.
Fungsi komputer sebagai sistem kontrol dibagi menjadi 3 yaitu, :
– Struktur top level
– Struktur Cpu
– Struktur unit kontrol
1. Struktur Top Level

Penjelasan :
a. CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.
b. Input Device (Alat Masukan) berfungsi sebagai alat untuk: memasukan data atau perintah ke dalam komputer . Output Device (Alat Keluaran) berfungsi untuk: menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.
c. System interconnection berfungsi untuk menghubungkan ke CPU, memori utama dan I/O.
d. Main memory berfungsi sebagai media penyimpanan data yang berkaitan dengan CPU atau perangkat I/O.
e. Fungsi komputer adalah untuk Operasi Pengolahan Data, Penyimpanan Data, Fungsi Operasi Pemindahan Data Fungsi Operasi Kontrol.
a. CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.
b. Input Device (Alat Masukan) berfungsi sebagai alat untuk: memasukan data atau perintah ke dalam komputer . Output Device (Alat Keluaran) berfungsi untuk: menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.
c. System interconnection berfungsi untuk menghubungkan ke CPU, memori utama dan I/O.
d. Main memory berfungsi sebagai media penyimpanan data yang berkaitan dengan CPU atau perangkat I/O.
e. Fungsi komputer adalah untuk Operasi Pengolahan Data, Penyimpanan Data, Fungsi Operasi Pemindahan Data Fungsi Operasi Kontrol.
2. Struktur Cpu

Penjelasan :
a. Control Unit, berfungsi untuk mengontrol operasi CPU dan mengontrol komputer secara keseluruhan.
b. Arithmetic And Logic Unit (ALU), berfungsi untuk membentuk fungsi – fungsi pengolahan data komputer berupa angka biner.
c. Register, berfungsi sebagai penyimpan internal bagi CPU.
d. CPU Interconnection, berfungsi menghubungkan seluruh bagian dari CPU.
e. Internal bus ,berfungsi untuk mengendalikan semua bagian dalam CPU.
a. Control Unit, berfungsi untuk mengontrol operasi CPU dan mengontrol komputer secara keseluruhan.
b. Arithmetic And Logic Unit (ALU), berfungsi untuk membentuk fungsi – fungsi pengolahan data komputer berupa angka biner.
c. Register, berfungsi sebagai penyimpan internal bagi CPU.
d. CPU Interconnection, berfungsi menghubungkan seluruh bagian dari CPU.
e. Internal bus ,berfungsi untuk mengendalikan semua bagian dalam CPU.
3. Struktur Unit Kontrol

Penjelasan :
a. Sequencing logic berfungsi menentukan keluaran dari control unit
b. Register dan Decoders berfungsi dapat menuliskan kode atau pesan yang meng indikasikan hasil operasi.
c. Control memori berfungsi untuk mengawasi penyimpanan data.
Fungsi Operasi Kontrol
Unit kontrol yang mampu mengatur jalannya program. Komponen ini sudah pasti terdapat dalam semua CPU. CPU bertugas mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antarkomponen dalam menjalankan fungsi-fungsi operasinya. termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil intruksi-intruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut
Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat output. Dengan demikian tugas dari unit kendali ini adalah:
- Mengatur dan mengendalikan alat-alat masukan (input) dan keluaran (output).
- Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
- Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.
- Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU.
- Menyimpan hasil proses ke memori utama.
Unit kontrol atau yang sering dikenal dengan control unit, akan menyimpan perintah sekarang yang dilakukan oleh komputer, memerintahkan ALU untuk melaksanaan dan mendapat kembali informasi (dari memori) yang diperlukan untuk melaksanakan perintah itu, dan memindahkan kembali hasil ke lokasi memori yang sesuai. Sekali yang terjadi, unit kontrol pergi ke perintah berikutnya (biasanya ditempatkan di slot berikutnya, kecuali kalau perintah itu adalah perintah lompatan yang memberitahukan kepada komputer bahwa perintah berikutnya ditempatkan di lokasi lain).
Bagian CPU yang menyebabkan fungsi komputer tercapai ini mengeluarkan sinyal-sinyal kontrol yang bersifat internal bagi CPU untuk memindahkan data antar Register agar ALU melakukan fungsinya untuk mengatur operasi-operasi internal lainnya. Register, yang merupakan bagian dari unit kontrol, adalah tempat penyimpan data sementara dalam CPU selama proses eksekusi. Apabila terjadi proses eksekusi, data dalam register dikirim ke ALU untuk diproses, hasil eksekusi nantinya diletakkan ke register kembali. Unit kontrol akan menghasilkan sinyal yang akan mengontrol operasi ALU dan pemindahan data ke dan dari ALU. Unit kontrol juga mengeluarkan sinyal kontrol eksternal bagi pertukaran data memori dan modul-modul I/O.
Macam-macam Unit Kontrol
1. Unit Kontrol Single-Cycle
Proses di unit kontrol ini hanya terjadi dalam satu clock cycle artinya setiap instruksi (fetch, decode, execute) ada pada satu cycle; maka dari itu tidak memerlukan state. Dengan demikian fungsi boolean masing-masing control line hanya merupakan fungsi dari opcode saja. Clock cycle harus mempunyai panjang yang sama untuk setiap jenis instruksi.
Ada dua bagian pada unit kontrol ini, yaitu proses men-decode opcode untuk mengelompokkannya menjadi 4 macam instruksi (yaitu di gerbang AND), dan pemberian sinyal kontrol berdasarkan jenis instruksinya (yaitu gerbang OR). Keempat jenis instruksi adalah “R-format” (berhubungan dengan register), “lw” (membaca memori), “sw” (menulis ke memori), dan “beq” (branching).
Ada dua bagian pada unit kontrol ini, yaitu proses men-decode opcode untuk mengelompokkannya menjadi 4 macam instruksi (yaitu di gerbang AND), dan pemberian sinyal kontrol berdasarkan jenis instruksinya (yaitu gerbang OR). Keempat jenis instruksi adalah “R-format” (berhubungan dengan register), “lw” (membaca memori), “sw” (menulis ke memori), dan “beq” (branching).
Sinyal kontrol yang dihasilkan bergantung pada jenis instruksinya. Misalnya jika melibatkan memori ”R-format” atau ”lw” maka akan sinyal ”Regwrite” akan aktif. Hal lain jika melibatkan memori “lw” atau “sw” maka akan diberi sinyal kontrol ke ALU, yaitu “ALUSrc”.
Desain single-cycle ini lebih dapat bekerja dengan baik dan benar tetapi cycle ini tidak efisien.
2. Unit Kontrol Multi-Cycle
Gambar disamping menunjukkan diagram blok dari unit kontrol multi-cycle. Berbeda dengan unit kontrol yang single-cycle, unit kontrol yang multi-cycle lebih memiliki banyak fungsi.
Dengan memperhatikan state dan opcode, fungsi boolean dari masing-masing control line output dapat ditentukan. Masing-masingnya akan menjadi fungsi dari 10 buah input logic. Jadi akan terdapat banyak fungsi boolean, dan masing-masingnya tidak sederhana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar